Minggu, 23 Oktober 2016

Menginstall Ubuntu 13.10 Menggunakan Aplkasi Virtual VMware

Menginstall Ubuntu 13.10 Menggunakan
Aplikasi Virtual VMware


Assalamualaikum Wr. Wb

Ketemu lagi di Blog SOPK UNNES tercinta ini hehehe...

Setelah kemarin kita belajar menginstall Ubuntu 13.04 menggunakan VMware. Kali ini kita akan mencoba Ubuntu 13.10. Sebenarnya antara Ubuntu 13.04 dan 13.10 tidak jauh beda dalam penginstalan dan dalam hal spesifikasi. Maka ini akan mempermudah kita dalam menginstal nantinya.

Ok sebelum kita masuk ke prosesnya, kembali lagi aku akan mengingatkan kembali tentang apa itu Ubuntu dan aplikasi VMware.

Ubuntu merupakan salah satu distro Linux yang menurut saya sangat pas untuk pemula yang biasanya menggunakan windows dan ingin beralih ke Linux. Ubuntu memiliki dua versi yaitu versi Desktop dan Server.

Ubuntu 13 adalah versi lanjut dari Canonial Ubuntu yang dirilis secara resmi pada 25 April 2013. Versi ini dirilis pada masa itu untuk menyaingi Windows 8 dari Microsoft. Perubahan signifikan versi dari versi sebelumnya adalah kecepatan bootingnya yang meningkat.
Sedangkan VMware adalah Sebuah program yang digunakan untuk membuat virtual sistem operasi di Laptop ataupun PC. Sehingga dalam 1 Laptop/PC terdapat lebih dari 1 Sistem Operasi.Sedangkan keunggulannya adalah bila dibanding dengan dual booting yang harus shutdown untuk mengganti sistem operasi, Vmware mampu mengaktifkan beberapa sistem operasi secara bersamaan.

Nah kali ini aku masih menggunakan aplikasi VMware 9.0 karna support dengan laptopku yang 38bit.

KEBUTUHAN MINIMAL
Untuk bisa melakukan instalasi Ubuntu 13.10 LTS ke PC, setidaknya harus memenuhi syarat-syarat minimal, sebagimana dikutip dalam situs resmi Ubuntu sebagai berikut :
      1.    700 MHz processor
      2.    512 MiB RAM (system memory)
      3.    5 GB of hard-drive space
      4.    VGA capable of 1024x768 screen resolution
      5.    Either a CD/DVD drive or a USB port for the instaler media
      6.    Internet access is helpful

Nah, master instaler yang akan saya pasangkan ke komputer virtual adalah Ubuntu 13.10 LTS (Long Term Service) yang memiliki kode nama Saucy Salamander.
Pada percobaan kali ini, laptop yang aku gunakan masih sama, yaitu HP Pavillion Sleekbook 14 dengan spesifikasi sebagai berikut :
  1. Processor AMD E1-1200 APU with Radeom (tm) HD Graphics (2 CPUs), ~1.4 GH
  2. RAM 2 GB
  3. Windows 7 Ultimate 32 bit (6.1, Build 7600)
Nah kali ini aku masih menggunakan aplikasi VMware 9.0 karna support dengan laptopku yang 38bit.

Bahan yang dibutuhkan :
    1.    VMware : Kamu bisa menggunakan VMware Player atau VMware Workstation. Sebagai contoh saya menggunaka VMware Workstation.
     2.    Master installer : Kali ini, aku menggunakan Ubuntu 13.10 (32-bit) karna laptop saya hanya berkapasitas 32 bit. Sesuaikan dengan kapasitas laptop kamu.

TAHAP INSTALASI
Sebelum kamu memulai instalasi ada baiknya kamu menyiapkan beberapa seperti dibawah ini :
            1.    Download aplikasi VMware Workstation 9.0
2.    Setelah selesai diunduh, install di komputer kamu.
3.    Siapkan Ubuntu 13.10 installer, bisa dalam bentuk DVD maupun image file (bootable).

Setelah semua siap, maka instalasi Ubuntu 13.10 bisa dimulai.

  1.    Buka aplikasi VMware yang sudah terinstall di lapotop kamu. Kemudian klik “Creat a New Virtual Machine”.

   2.    Pilih “Custom (Advance)” lalu kik Next.

   3.    Langsung saja klik Next.

   4.    Pilih “I will install the operation system later” kemudian klik Next.

  5.   Karna kita ingin melakukan penginstalan Ubuntu, maka kita pilih “Linux” dan untuk version kita pilih “Ubuntu”. Kemudian klik Next.

  6.    Beri nama VMware dan pilih lokasi penyimpanan virtual kita, lalu klik Next sampai bertemu dengan pembuatan drive baru.

  7.    Buat drive virtual baru untuk penyimpanan Ubuntunya. Disini kamu bisa menentukan seberapa banyak kapasitas harddisk virtual yang akan digunakan (biasanya untuk Ubuntu 13 rekomendasi kapasitas harddisknya adalah 20GB, namun bisa mengubah sesuai keinginan kamu) minimalnya adalah 5GB. Kemdian klik Next. Klik Next sampai kamu bertemu dengan tombol Finish.

  8.   Setelah selesai, akan ada review Virtual Machine yang akan kita buat. Kemudian masuk ke konfigurasi dengan mengklikEdit Virtual Machine Settings.

   9.    PilihCD/DVD (IDE)” kemudian pilih ISO Image, kemudian Klik Browse.

 10. Cari file ISO Master Installer Ubuntu 13.10 yang kita miliki atau yang telah kita download. Setelah ketemu, klik dan pilih Open. Kemudian kita pilih OK.

  11. Klik pada “Power on this virtual machine”. VMware akan booting dan menemukan master installer kita dan membawa kita masuk ke Setup Ubuntu.

  12. Disini kamu bisa menentukan bahasa yang akan digunakan, selain itu juga kamu bisa memilih mau Install Ubuntu atau Try Ubuntu.
     ·    Try Ubuntu: Berarti mencoba mengoperasikan ubuntu tanpa harus menginstalnya ke hardisk.
         ·         Install Ubuntu: Berarti kita siap menginstal ubuntu ke hardisk.
      Disini aku memilih Instal Ubuntu.

  13. Silahkan klik centang pada “Install this third-party software” kemudian klik Continue.

  14. Kamu bisa memilih “Erase disk and install Ubuntu” atau “Something else”. Pada “Erase disk and install Ubuntu” akan memformat drive kamu secara keseluruhan. Harap berhati-hati dan persiapkan drive untuk backup data jika diperlukan. Sedangkan pada “Something else” kamu bisa membagi partisi drive seperti di Windows. Kali ini aku memilih “Something else” kemudian klik Continue.

  15. Sebelum kamu membagi partisi, alangkah baiknya jika kamu mengerti ini :
    ·         Partisi Root: Partisi ini merupakan tempat dimana Ubuntu akan terinstal.
    ·  Partisi Swap: Partisi ini dibutuhkan untuk swap file akan digunakan jika Ubuntu membutuhkan tambahan memor.
    ·     Partisi Home: Partisi ini bersifat opsional, kamu bisa menambahkannya atau menjadikannya satu dengan Root. Home adalah lokasi tempat file pribadi kamu tersimpan (music, pictures, documents, dsb).
     Disini aku akan membuat 2 partisi saja. Silahkan kamu klik “New Partition Table...”.

  16. Lalu akan muncul seperti gambar dibawah. Pilih Continue untuk melanjutkan.

  17. Jika sudah akan muncul free space yang tadi kita buat diawal. Kemudian klik tanda +.

  18. Pada Creat Partition kamu akan membuat partisi sesuai keinginan. Tapi juga harus tau apa yang akan kamu pilih nanti. Jangan sampai salah pilih. Disini aku memilih Size 10000MB (10GB), Type partitionPrimary”, Loction partitionBeginning of this space”, Use asExt4” dan Mount Point “/ atau root” lalu Ok.

  19. Disini partisi yang pertama kita buat sudah jadi yaitu 9999MB. Lalu kita akan membuat partisi yang kedua. Kita tempatkan lagi di free space. Lalu kita klik tanda +.

  20. Pada Creat Partition lagi disini aku memilih Size 5000MB (5GB), Type partitionLogical”, Loction partitionBeginning of this space”, Use asswap area” lalu Ok.

  21. Setelah partisi sudah dibuat, kita bisa mulai memulai penginstalan. Klik Install Now.

 22. Setelah itu ubuntu akan otomatis instal. Sembari menunggu instal, kita bisa sambil seting regional dan personalisasi. Pada tampilan di bawah, kita tulis “Indonesia Time (Jakarta)” kemudian klik Continue.

  23. Disini kamu diminta untuk menentukan jenis input papan ketik anda, silahkan pilih “English (US)” karena susunan papan ketik kita adalah QWERTY, jika sudah silahkan klik Continue.

  24. Isikan kolom Akun, seperti Nama, Nama Komputer, Nama Pengguna dan Sandi. Perlu diingat, Sandi untuk ubuntu adalah wajib. Jadi anda harus mengisi dan mengingatnya. Kemudian klik Continue.

  25. Pada tahap ini mungkin yang membedakan pada saat install Ubuntu 13.04 dengan 13.10. Pada Ubuntu 13.10 setelah memasukan nama akun dan sandi, kita akan diminta untuk login. Jika kita tidak terakses internet pilih saja Log in Later.

  26. Tunggu sampai Ubuntu nya terinstall.

  27. Jika sudah klik Restart Now atau tekan Enter.

  28. Setelah restrat maka akan masuk kembali. Masukan password yang tadi dibuat.

  29. Dan Ubuntu 13.10 sudah selesai diinstal dan siap digunakan.

Nah tadi kan kita sudah mencoba menginstall Ubuntu 13.10. Sekarang alangkah baiknya jika kita mengenal apasih kelebihan dan kekurangan dari Ubuntu 13.10 itu sendiri.
Kelebihan Ubuntu 13.10
·         Tampilan yang terlihat apik dan futuristik.
·         Langkah-langkah pada pennginstallan cukup mudah diikuti.
·         Tidak lagi menggunakan dekstop Gnome tapi menggunakan dekstop Unity.
·         Dirilis dengan Kernel 3.8 yang jauh lebih stabil, handal dan telah mendukung berbagai perangkat peripheral.
·         Nautilus yang lebih compatible dan lengkap dengan plugin yang lebih ringan, stabil  dan tidak boros memory.
·         Panel Software Update, mempermudah pengguna dalam melakukan aktivitas upgrade / update sistem.
·         Tampilan Menu Shutdown / Restart Dialog yang telah di update menjadi Unity Panel.
·         Network Manager dibuat lebih mudah dan simple, untuk mempermudah pengguna dalam melakukan konfigurasi interface LAN & Wireless.
·         Unity yang lebih responsive, sehingga membuat pengguna menjadi lebih nyaman dalam melakukan eksplore perangkat lunak menggunakan Unity Panel.
·         Tersedianya plugin social-media yang telah di integrasikan dengan panel dan unity, sehingga mempermudah pengguna dalam melakukan interaksi dengan social media.
·         Informasi kartu Grafis (VGA-Card) yang lebih detail.
·         Menu panel QuickLaunch yang mempermudah kita untuk mengexplore aplikasi, tools, dan layanan yang disediakan di sistem.
·         Tersedianya server repository aplikasi Lokal (sesuai dengan Regional)

Kekurangan Ubuntu 13.10
·         Pada tahap penginstalan hanya ada Run Live CD dan Install Ubuntu.
·         Efek Desktop 3D kurang stabil (Compiz, Emerald, dll), kesalahan yang didapati adalah ketika sistem diam sejenak (Hang) dan kesalahan stuck Force Close.
·         Penggunaan resources (memory) agak bocor kalau di banding versi i386 yang sebelumnya, karena disebabkan untuk pengoptimalan Efek Unity 3D.
·         Sedikitnya tambahan repository installasi perangkat lunak tambahan.
·         Sering terjadi masalah broken-pipe ketika menginstall paket aplikasi melalui repository pendukugn seperti  PPA-Repository / paket yang berekstensi.

Nah dan sekarang sampai disini dulu yaa... sampai jumpa lagi ditutorial-tutorial selanjutnya!!!

Wassalamualaikum Wr. Wb

0 komentar:

Posting Komentar

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net