Minggu, 20 November 2016

Menginstall Ubuntu 14.04 Menggunakan Aplikasi Virtual VMware

Menginstall Ubuntu 14.04 Menggunakan
Aplikasi Virtual VMware

Assalamualaikum Wr. Wb

Ketemu lagi dengan Blog SOPK UNNES tercinta ini hehehe....
Setelah kemarin kita belajar menginstall Ubuntu 13.04 dan 13.10 menggunakan VMware. Kali ini kita akan mencoba Ubuntu 14.04.
Ok sebelum kita masuk ke prosesnya, kembali lagi aku akan mengingatkan kembali tentang apa itu Ubuntu dan aplikasi VMware.
Ubuntu merupakan salah satu distro Linux yang menurut saya sangat pas untuk pemula yang biasanya menggunakan windows dan ingin beralih ke Linux. Ubuntu memiliki dua versi yaitu versi Desktop dan Server.
Ubuntu 14.04 adalah versi lanjut dari Canonial Ubuntu yang dirilis secara resmi pada 17 April 2014 sebagai rilis yang ke-20. Dan salah satu versinya adalah Ubuntu 14.04 LTS yang mana digadang akan dapat mendukung Smartphones, Tablet PC, Smart TV dan Smart Screens.  
Sedangkan VMware adalah Sebuah program yang digunakan untuk membuat virtual sistem operasi di Laptop ataupun PC. Sehingga dalam 1 Laptop/PC terdapat lebih dari 1 Sistem Operasi.Sedangkan keunggulannya adalah bila dibanding dengan dual booting yang harus shutdown untuk mengganti sistem operasi, Vmware mampu mengaktifkan beberapa sistem operasi secara bersamaan.
Nah kali ini aku masih menggunakan aplikasi VMware 9.0 karna support dengan laptopku yang 38bit.

KEBUTUHAN MINIMAL
Untuk bisa melakukan instalasi Ubuntu 14.04 LTS ke PC, setidaknya harus memenuhi syarat-syarat minimal, sebagimana dikutip dalam situs resmi Ubuntu sebagai berikut :
     1.    700 MHz processor
     2.    512 MiB RAM (system memory)
     3.    5 GB of hard-drive space
     4.    VGA capable of 1024x768 screen resolution 
     5.    Either a CD/DVD drive or a USB port for the instaler media
Nah, master instaler yang akan saya pasangkan ke komputer virtual adalah Ubuntu 14.04 LTS (Long Term Service) yang memiliki kode nama Trusty Tahr. sejenis kambing di Himalaya.

Pada percobaan kali ini, laptop yang aku gunakan masih sama, yaitu HP Pavillion Sleekbook 14 dengan spesifikasi sebagai berikut :
  1. Processor AMD E1-1200 APU with Radeom (tm) HD Graphics (2 CPUs), ~1.4 GH
  2. RAM 2 GB
  3. Windows 7 Ultimate 32 bit (6.1, Build 7600)
Nah kali ini aku masih menggunakan aplikasi VMware 9.0 karna support dengan laptopku yang 38bit.
Bahan yang dibutuhkan :
    1.  VMware : Kamu bisa menggunakan VMware Player atau VMware Workstation. Sebagai contoh saya menggunaka VMware Workstation.
      2.    Master installer : Kali ini, aku menggunakan Ubuntu 14.04 (32-bit) karna laptop saya hanya berkapasitas 32 bit. Sesuaikan dengan kapasitas laptop kamu.

Setelah semua siap, maka instalasi Ubuntu 13.10 bisa dimulai.
  1. Buka aplikasi VMware yang sudah terinstall di lapotop kamu. Kemudian klik “Creat a New Virtual Machine”.

   2.    Pilih “Custom (Advance)” lalu kik Next.

   3.    Langsung saja klik Next.

   4.    Pilih “I will install the operation system later” kemudian klik Next.

  5.  Karna kita ingin melakukan penginstalan Ubuntu, maka kita pilih “Linux” dan untuk version kita pilih “Ubuntu”. Kemudian klik Next.

  6.   Beri nama VMware dan pilih lokasi penyimpanan virtual kita, lalu klik Next sampai bertemu dengan pembuatan drive baru.

   7. Buat drive virtual baru untuk penyimpanan Ubuntunya. Disini kamu bisa menentukan seberapa banyak kapasitas harddisk virtual yang akan digunakan (biasanya untuk Ubuntu 14 rekomendasi kapasitas harddisknya adalah 20GB, namun bisa mengubah sesuai keinginan kamu) minimalnya adalah 5GB. Kemdian klik Next. Klik Next sampai kamu bertemu dengan tombol Finish.


   8.    Setelah selesai, akan ada review Virtual Machine yang akan kita buat. Kemudian masuk ke konfigurasi dengan mengklikEdit Virtual Machine Settings.

   9.    PilihCD/DVD (IDE)” kemudian pilih ISO Image, kemudian Klik Browse.

  10. Cari file ISO Master Installer Ubuntu 14.04 yang kita miliki atau yang telah kita download. Setelah ketemu, klik dan pilih Open. Kemudian kita pilih OK.

  11.  Klik pada “Power on this virtual machine”. VMware akan booting dan menemukan master installer kita dan membawa kita masuk ke Setup Ubuntu.  

  12.  Disini kamu bisa menentukan bahasa yang akan digunakan, selain itu juga kamu bisa memilih  mau Pasang Ubuntu atau Coba Ubuntu.
      ·     Coba Ubuntu: Berarti mencoba mengoperasikan ubuntu tanpa harus menginstalnya ke    hardisk.
       ·         Pasang Ubuntu: Berarti kita siap menginstal ubuntu ke hardisk.
         Disini aku memilih Pasang Ubuntu.

 13. Silahkan klik centang pada “Pasang perangkat lunak pihak ketiga ini” kemudian klik Lanjutkan.

  14.    Kamu bisa memilih “Hapus diska dan pasang Ubuntu” atau “Sesuatu yang lain”. Pada “Hapus diska dan pasang Ubuntu” akan memformat drive kamu secara keseluruhan. Harap berhati-hati dan persiapkan drive untuk backup data jika diperlukan. Sedangkan pada “Sesuatu yang lain” kamu bisa membagi partisi drive seperti di Windows. Kali ini aku memilih “Sesuatu yang lain” kemudian klik Lanjutkan.

  15.    Sebelum kamu membagi partisi, alangkah baiknya jika kamu mengerti ini :
          ·         Partisi Root: Partisi ini merupakan tempat dimana Ubuntu akan terinstal.
          ·        Partisi Swap: Partisi ini dibutuhkan untuk swap file akan digunakan jika Ubuntu                          membutuhkan tambahan memor.
          ·        Partisi Home: Partisi ini bersifat opsional, kamu bisa menambahkannya atau                           menjadikannya satu dengan Root. Home adalah lokasi tempat file pribadi kamu tersimpan          (music, pictures, documents, dsb).
          Disini aku akan membuat 2 partisi saja. Silahkan kamu klik “Tabel Partisi Baru...”.

  16.    Lalu akan muncul seperti gambar dibawah. Pilih Lanjutkan untuk melanjutkan.

  17.    Jika sudah akan muncul ruang kosong yang tadi kita buat diawal. Kemudian klik tanda +.

  18.    Pada Creat Partition kamu akan membuat partisi sesuai keinginan. Tapi juga harus tau apa yang akan kamu pilih nanti. Jangan sampai salah pilih. Disini aku memilih Size 10000MB (10GB), Type partitionPrimary”, Loction partitionBeginning of this space”, Use asExt4” dan Mount Point “/ atau root” lalu Ok.

 19.    Disini partisi yang pertama kita buat sudah jadi yaitu 9999MB. Lalu kita akan membuat partisi yang kedua. Kita tempatkan lagi di ruang kosong. Lalu kita klik tanda +.

  20. Pada Creat Partition lagi disini aku memilih Size 5000MB (5GB), Type partitionLogical”, Loction partitionBeginning of this space”, Use asswap area” lalu Ok.

  21. Setelah partisi sudah dibuat, kita bisa mulai memulai penginstalan. Klik Pasang Sekarang.

   22.    Jika ditemukan seperti ini, langsung Lanjutkan saja.

  23.    Setelah itu ubuntu akan otomatis instal. Sembari menunggu instal, kita bisa sambil seting regional dan personalisasi. Pada tampilan di bawah, kita tulis “Indonesia Time (Jakarta)” kemudian klik Continue.

  24.    Disini kamu diminta untuk menentukan jenis input papan ketik anda, silahkan pilih “English (US)” karena susunan papan ketik kita adalah QWERTY, jika sudah silahkan klik Continue.

  25.    Isikan kolom Akun, seperti Nama, Nama Komputer, Nama Pengguna dan Sandi. Perlu diingat, Sandi untuk ubuntu adalah wajib. Jadi anda harus mengisi dan mengingatnya. Kemudian klik Continue.

  26.    Tunggu sampai Ubuntu nya terinstall.

  27.    Jika sudah klik Nyalakan Ulang Sekarang atau tekan Enter pada keyboard kamu.

  28.    Setelah restrat maka akan masuk kembali. Masukan password yang tadi dibuat.

  29.    Dan Ubuntu 14.04 sudah selesai diinstal dan siap digunakan.
Nah tadi kan kita sudah mencoba menginstall Ubuntu 14.04. Sekarang alangkah baiknya jika kita mengenal apasih kelebihan dan kekurangan dari Ubuntu 14.04 itu sendiri.
  • Kelebihan Ubuntu 14.04
    • Ubuntu gratis
    • Ubuntu memiliki kompatibilitas yang lebih tinggi Artinya ubuntu memerlukan hardware yang standarnya lebih rendah dibandingkan windows. Dengan arti lain Ubuntu dapat dijalankan pada banyak Hardware dengan spesifikasi rendah tanpa mengalami kesulitan. Seperti hank dan lemot
    • Ubuntu memiliki fasilitas tampilan yang sangat mengagumkan.
    • Ubuntu memiliki fasilitas Cloud Computing Artinya file dapat diakses kapanpun dan dimanapun anda berada. Dengan fasilitas ini semua data penting anda akan aman dalam penyimpanan dunia maya.
    • Tidak Ada Virus Komputer
  •  Kekurangan Ubuntu 14.04
    • Kerusakan Kecil, Ubuntu memang terkadang memiliki kelemahan yaitu beberapa kerusakan karena kesalahan dalam pengoprasian maupun saat melakukan seting, namun dengan banyaknya komunitas Ubuntu yang ada hampir semua permasalahan yang ada akan dapat anda temukanpenyelesaiannya di internet.
    • Kurang umum bagi masyarakat Indonesia, dalam hal ini, kurangnya pengajaran guru-guru komputer akan OS asli ini membuat anak-anak Indonesia Asing dengan Ubuntu, padahal kekuatan yg tersembunyi di dalam OS ini sangat mengagumkan. 
Nah dan sekarang sampai disini dulu yaa... sampai jumpa lagi ditutorial-tutorial selanjutnya!!!

Wassalamualaikum Wr. Wb

0 komentar:

Posting Komentar

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net