Menginstall Ubuntu 14.04 Menggunakan
Aplikasi Virtual VMware
Assalamualaikum Wr. Wb
Ketemu lagi dengan Blog SOPK UNNES tercinta ini
hehehe....
Setelah kemarin kita belajar menginstall Ubuntu 13.04 dan
13.10 menggunakan VMware. Kali ini kita akan mencoba Ubuntu 14.04.
Ok sebelum kita masuk ke prosesnya, kembali lagi aku akan
mengingatkan kembali tentang apa itu Ubuntu dan aplikasi VMware.
Ubuntu merupakan salah satu
distro Linux yang menurut saya sangat pas untuk pemula yang biasanya
menggunakan windows dan ingin beralih ke Linux. Ubuntu memiliki dua versi yaitu
versi Desktop dan Server.
Ubuntu
14.04 adalah versi lanjut dari
Canonial Ubuntu yang dirilis secara resmi pada 17 April 2014 sebagai rilis
yang ke-20. Dan salah satu versinya adalah Ubuntu 14.04 LTS yang mana
digadang akan dapat mendukung Smartphones, Tablet PC, Smart TV dan
Smart Screens.
Sedangkan VMware
adalah Sebuah program yang digunakan untuk membuat virtual sistem
operasi di Laptop ataupun PC. Sehingga dalam 1 Laptop/PC terdapat lebih
dari 1 Sistem Operasi.Sedangkan keunggulannya adalah bila dibanding
dengan dual booting yang harus shutdown untuk mengganti sistem
operasi, Vmware mampu mengaktifkan beberapa sistem operasi secara bersamaan.
Nah kali ini aku masih menggunakan aplikasi VMware 9.0
karna support dengan laptopku yang 38bit.
KEBUTUHAN MINIMAL
Untuk bisa melakukan instalasi Ubuntu 14.04 LTS ke PC,
setidaknya harus memenuhi syarat-syarat minimal, sebagimana dikutip dalam situs
resmi Ubuntu sebagai berikut :
1. 700 MHz processor
2. 512 MiB RAM (system memory)
3. 5 GB of hard-drive space
4. VGA capable of 1024x768 screen resolution
5. Either a CD/DVD drive or a USB port for the instaler
media
Nah, master instaler yang akan saya pasangkan ke komputer
virtual adalah Ubuntu 14.04 LTS (Long Term Service) yang memiliki
kode nama Trusty Tahr. sejenis
kambing di Himalaya.
Pada
percobaan kali ini, laptop yang aku gunakan masih sama, yaitu HP Pavillion Sleekbook 14 dengan
spesifikasi sebagai berikut :
- Processor
AMD E1-1200 APU with Radeom (tm) HD Graphics (2 CPUs), ~1.4 GH
- RAM 2 GB
- Windows 7 Ultimate 32 bit (6.1,
Build 7600)
Nah kali ini aku masih menggunakan aplikasi VMware 9.0 karna support dengan
laptopku yang 38bit.
Bahan yang dibutuhkan
:
1. VMware : Kamu bisa menggunakan VMware Player atau VMware
Workstation. Sebagai contoh saya menggunaka VMware Workstation.
2. Master installer : Kali ini, aku menggunakan Ubuntu 14.04 (32-bit) karna
laptop saya hanya berkapasitas 32 bit. Sesuaikan dengan kapasitas laptop kamu.
Setelah semua siap, maka instalasi
Ubuntu 13.10 bisa dimulai.
1. Buka aplikasi VMware yang sudah terinstall di lapotop
kamu. Kemudian klik “Creat a New Virtual
Machine”.
2. Pilih “Custom
(Advance)” lalu kik Next.
3. Langsung saja klik Next.
4. Pilih “I will
install the operation system later” kemudian klik Next.
5. Karna kita ingin melakukan penginstalan Ubuntu, maka kita
pilih “Linux” dan untuk version kita
pilih “Ubuntu”. Kemudian klik Next.
6. Beri nama VMware dan pilih lokasi penyimpanan virtual
kita, lalu klik Next sampai bertemu
dengan pembuatan drive baru.
7. Buat drive virtual baru untuk penyimpanan
Ubuntunya. Disini kamu bisa menentukan
seberapa banyak kapasitas harddisk virtual yang akan digunakan (biasanya untuk
Ubuntu 14 rekomendasi kapasitas harddisknya adalah 20GB, namun bisa mengubah sesuai keinginan kamu) minimalnya adalah 5GB. Kemdian klik Next.
Klik Next sampai kamu
bertemu dengan tombol Finish.
8. Setelah selesai, akan ada review Virtual
Machine yang akan kita buat. Kemudian masuk ke konfigurasi dengan mengklik “Edit Virtual Machine Settings”.
9.
Pilih “CD/DVD (IDE)” kemudian pilih ISO Image, kemudian Klik Browse.
10. Cari file ISO Master Installer Ubuntu
14.04 yang kita miliki atau yang telah kita download. Setelah ketemu, klik dan
pilih Open. Kemudian kita pilih OK.
11. Klik pada “Power on this virtual machine”. VMware akan booting dan menemukan
master installer kita dan membawa kita masuk ke Setup Ubuntu.
12. Disini kamu bisa menentukan bahasa yang akan digunakan,
selain itu juga kamu bisa memilih mau Pasang Ubuntu atau Coba Ubuntu.
· Coba Ubuntu:
Berarti mencoba mengoperasikan ubuntu tanpa harus menginstalnya ke hardisk.
· Pasang Ubuntu:
Berarti kita siap menginstal ubuntu ke hardisk.
Disini aku memilih Pasang Ubuntu.
13. Silahkan klik centang pada “Pasang perangkat lunak pihak ketiga ini” kemudian klik Lanjutkan.
14. Kamu bisa memilih “Hapus diska dan pasang Ubuntu” atau “Sesuatu yang lain”. Pada “Hapus diska dan pasang Ubuntu” akan memformat drive kamu secara keseluruhan. Harap berhati-hati
dan persiapkan drive untuk backup data jika diperlukan. Sedangkan pada “Sesuatu yang lain” kamu bisa membagi
partisi drive seperti di Windows. Kali ini aku memilih “Sesuatu yang lain” kemudian klik Lanjutkan.
15. Sebelum kamu membagi partisi, alangkah baiknya jika kamu
mengerti ini :
·
Partisi Root:
Partisi ini merupakan tempat dimana Ubuntu akan terinstal.
· Partisi Swap:
Partisi ini dibutuhkan untuk swap file akan digunakan jika Ubuntu membutuhkan
tambahan memor.
· Partisi Home:
Partisi ini bersifat opsional, kamu bisa menambahkannya atau menjadikannya satu
dengan Root. Home adalah lokasi tempat file pribadi kamu tersimpan (music,
pictures, documents, dsb).
Disini aku akan membuat 2 partisi saja. Silahkan kamu
klik “Tabel Partisi Baru...”.
16. Lalu akan muncul seperti gambar dibawah. Pilih Lanjutkan untuk melanjutkan.
17. Jika sudah akan muncul ruang kosong yang tadi kita buat
diawal. Kemudian klik tanda +.
18. Pada Creat
Partition kamu akan membuat partisi sesuai keinginan. Tapi juga harus tau
apa yang akan kamu pilih nanti. Jangan sampai salah pilih. Disini aku memilih Size 10000MB (10GB), Type partition “Primary”, Loction partition
“Beginning of this space”, Use as “Ext4” dan Mount Point “/ atau root” lalu Ok.
19. Disini partisi yang pertama kita buat sudah jadi yaitu
9999MB. Lalu kita akan membuat partisi yang kedua. Kita tempatkan lagi di ruang kosong. Lalu kita klik tanda +.
20. Pada Creat
Partition lagi disini aku memilih Size
5000MB (5GB), Type partition “Logical”, Loction partition “Beginning
of this space”, Use as “swap area” lalu Ok.
21. Setelah partisi sudah dibuat, kita bisa mulai memulai
penginstalan. Klik Pasang Sekarang.
22. Jika ditemukan seperti ini, langsung Lanjutkan saja.
23. Setelah itu ubuntu akan otomatis instal. Sembari menunggu
instal, kita bisa sambil seting regional dan personalisasi. Pada tampilan di
bawah, kita tulis “Indonesia Time
(Jakarta)” kemudian klik Continue.
24. Disini kamu diminta untuk menentukan jenis input papan
ketik anda, silahkan pilih “English (US)”
karena susunan papan ketik kita adalah QWERTY, jika sudah silahkan
klik Continue.
25. Isikan kolom Akun, seperti Nama, Nama Komputer, Nama
Pengguna dan Sandi. Perlu diingat, Sandi untuk ubuntu adalah wajib. Jadi anda
harus mengisi dan mengingatnya. Kemudian klik Continue.
26. Tunggu sampai Ubuntu nya terinstall.
27. Jika sudah klik Nyalakan Ulang Sekarang atau tekan Enter pada keyboard kamu.
28. Setelah restrat maka akan masuk kembali. Masukan password
yang tadi dibuat.
29. Dan Ubuntu 14.04 sudah selesai diinstal dan siap
digunakan.
Nah tadi kan kita sudah
mencoba menginstall Ubuntu 14.04. Sekarang alangkah baiknya jika kita mengenal
apasih kelebihan dan kekurangan dari Ubuntu 14.04 itu sendiri.
- Kelebihan Ubuntu 14.04
- Ubuntu
gratis
- Ubuntu
memiliki kompatibilitas yang lebih tinggi Artinya ubuntu memerlukan
hardware yang standarnya lebih rendah dibandingkan windows. Dengan arti
lain Ubuntu dapat dijalankan pada banyak Hardware dengan spesifikasi
rendah tanpa mengalami kesulitan. Seperti hank dan lemot
- Ubuntu
memiliki fasilitas tampilan yang sangat mengagumkan.
- Ubuntu
memiliki fasilitas Cloud Computing Artinya file dapat diakses kapanpun
dan dimanapun anda berada. Dengan fasilitas ini semua data penting anda
akan aman dalam penyimpanan dunia maya.
- Tidak
Ada Virus Komputer
- Kekurangan Ubuntu 14.04
- Kerusakan Kecil, Ubuntu memang terkadang memiliki kelemahan yaitu beberapa kerusakan karena kesalahan dalam pengoprasian maupun saat melakukan seting, namun dengan banyaknya komunitas Ubuntu yang ada hampir semua permasalahan yang ada akan dapat anda temukanpenyelesaiannya di internet.
- Kurang umum bagi masyarakat Indonesia, dalam hal ini, kurangnya pengajaran guru-guru komputer akan OS asli ini membuat anak-anak Indonesia Asing dengan Ubuntu, padahal kekuatan yg tersembunyi di dalam OS ini sangat mengagumkan.
Nah dan sekarang sampai
disini dulu yaa... sampai jumpa lagi ditutorial-tutorial selanjutnya!!!
Wassalamualaikum Wr. Wb



































0 komentar:
Posting Komentar