Menginstall Android 5.1 (Lollipop)
Menggunakan
Aplikasi Virtual VMware
Assalamualaikum Wr. Wb.
Kemaren kita udah coba
install Android Kitkat menggunakan VMware. Sekarang kita akan coba Android yang
berada diatasnya Android Kitkat yaitu Android Lollipop.
Ok sebelum kita masuk ke prosesnya, aku akan menjelaskan
sedikit tentang apa itu Android dan aplikasi VMware.
Android adalah sistem operasi untuk telepon selular yang
berbasis linux dan juga berbasis open source yang menyediakan platform terbuka
bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi baru, os android dinilai akan
berkembang secara pesat dan mengalahkan vendor ternama seperti microsoft
mobile, plam os atau iphone.
Android
Lollipop (5.1) adalah versi stabil
terbaru dari sistem operasi Android yang dikembangkan oleh Google, yang pada
saat ini mencakup versi antara 5.0 dan 5.1.[4][5] Diresmikan pada 25 Juni 2014
saat Google I / O, dan tersedia secara resmi melalui over-the-air (OTA) update
pada tanggal 12 November 2014, untuk memilih perangkat yang menjalankan
distribusi Android dilayani oleh Google (seperti perangkat Nexus dan Google
Play edition). Kode sumbernya dibuat tersedia pada 3 November 2014.
Salah satu perubahan yang paling menonjol dalam rilis
Lollipop adalah user interface yang didesain ulang dan dibangun dengan yang
dalam bahasa desain disebut sebagai "material design". Perubahan lain
termasuk perbaikan pemberitahuan, yang dapat diakses dari lockscreen dan
ditampilkan pada banner di bagian atas screen. Google juga membuat perubahan
internal untuk platform, dengan Android Runtime (ART) secara resmi menggantikan
Dalvik untuk meningkatkan kinerja aplikasi, dan dengan perubahan yang ditujukan
untuk meningkatkan dan mengoptimalkan penggunaan baterai, yang dikenal secara
internal sebagai Project Volta.
Android 5.0 pertama kali diperkenalkan di bawah codename
"Android L" pada 25 Juni 2014 selama presentasi keynote pada
konferensi pengembang Google I / O. Di samping Lollipop, presentasi difokuskan
pada sejumlah platform Android yang berorientasi dan teknologi baru, termasuk
Android TV, pada platform Android Auto, dpt dipakai pada platform komputasi
Android Wear, dan platform pelacakan kesehatan Google Fit.
Sedangkan VMware
adalah Sebuah program yang digunakan untuk membuat virtual sistem
operasi di Laptop ataupun PC. Sehingga dalam 1 Laptop/PC terdapat lebih
dari 1 Sistem Operasi.Sedangkan keunggulannya adalah bila dibanding
dengan dual booting yang harus shutdown untuk mengganti sistem
operasi, Vmware mampu mengaktifkan beberapa sistem operasi secara bersamaan.
Pada percobaan kali ini, laptop yang aku gunakan masih
sama, yaitu HP Pavillion Sleekbook 14
dengan spesifikasi sebagai berikut :
1. Processor AMD E1-1200 APU with Radeom (tm) HD Graphics (2
CPUs), ~1.4 GH
2. RAM 2 GB
3. Windows 7 Ultimate 32 bit (6.1, Build 7600)
Nah kali ini aku masih menggunakan aplikasi VMware 9.0 karna support dengan
laptopku yang 38bit.
Bahan yang dibutuhkan
:
- VMware
: Kamu bisa menggunakan VMware Player atau VMware Workstation. Sebagai
contoh saya menggunaka VMware Workstation.
- Master installer : Kali ini, aku menggunakan Androi
5.1/Lollipop (32-bit) karna laptop saya hanya berkapasitas 32 bit.
Sesuaikan dengan kapasitas laptop kamu.
NB : Diharapkan ketika
menginstall Android kalian tersambung dengan internet.
Setelah semua siap, maka installasi Android Lollipop bisa
dimulai.
1. Buka aplikasi
VMware yang sudah terinstall di laptop kamu. Kemudian klik “Creat a New Virtual Machine”.
2. Pilih “Custom (Advance)” lalu kik Next.
3. Langsung saja
klik Next.
4. Pilih “Installer disc image file (iso)”
kemudian klik Browse.
5. Kita cari iso
dari Android Lollipop tersebut. Setelah ketemu lalu klik Open.
6. Tunggu beberapa
saat lalu klik Next.
7. Beri nama VMware
dan pilih lokasi penyimpanan virtual kita, lalu klik Next sampai bertemu dengan pembuatan drive baru.
8. Buat drive
virtual baru untuk penyimpanan Androidnya. Disini kamu bisa menentukan
seberapa banyak kapasitas harddisk virtual yang akan digunakan (Kamu bisa
menggunakan 20GB, namun bisa
mengubah sesuai keinginan kamu) minimalnya adalah 5GB. Kemdian klik Next. Klik Next sampai kamu bertemu dengan tombol Finish.
9. Kita mulai
booting pada android, saya sarankan anda untuk memilih Installation-Install
Android x-68 to harddisk. Apabila anda tertarik mencoba live CD tanpa anda harus
menginstall pada virtual disk, anda
pilih saja Live CD
10. Tunggu sampai
masuk kebagian pembuatan partisi. (Selama berjalan jika ingin memilih
tekan tombol Enter).
11. Pilih Created/Modify partision kemudian
klik Ok.
12. Pilih saja No.
13. Setelah itu
pilih New.
14. Kemudian pilih Primary.
15. Disini kita bisa
melihat harddisk kita. Tekan Enter.
16. Pilih Bootable.
17. Setelah ada
tanda Boot kemudian pilih Write.
18. Tulis yes kemudian tekan Enter.
19. Selanjutnya
pilih Quit.
20. Kemudian kita
pilih sda1 unknow Vmware Virtual I.
21. Pilih ext 4.
22. Pilih Yes. Tunggu sebentar sampai
Formatting partition sda1 selesai.
23. Pilih Yes lagi.
24. Sekarang kita
pilih Skip.
25. Kemudian kita
pilih Yes.
26. Ditunggu sampai
installation android x86 selesai.
27. Jika sudah
selesai maka ada dua pilihan. Kamu bisa memilih Run Android atau Reboot.
Dua-duanya sama saja, disini aku pilih Run saja.
28. Ditunggu sampai
muncul tulisan Android.
29. Setelah masuk ke
Android maka sekarang kita akan masuk dibagian setting. Pilih English (United State).
30. Kemudian kita
disuruh untuk memasukan Sim Card. Kita Skip aja langsung.
31. Pada pemilihan
wifi, kita skip saja. Pilih Skip
Anyway.
32. Disini kita akan
mengisi Google account. Pilih Skip
untuk melewatinya. Tidak apa-apa jika tidak mengisi Google account.
33. Disini kita akan
masuk ke pengaturan tanggal dan waktu. Sesuaikan dengan tempat kamu berada
ya.
34. Isi nama kalian
untuk menamai User Android kalian.
35. Untuk Google
Services kita Next aja.
36. Nah otomatis
kita akan langsung masuk ke halaman Androidnya.
37. Terakhir seperti
inilah tampilan Android Lollipop.
Nah sudah paham? Sekarang aku mau bagi kekurangan dan
kelebihan Android Lollipop.
Kelebihan Android
Lollipop :
a. Material merupakan hasil Desain terbaru
Tampilan bahasa terbaru
Android menghasilkan sebagai tampilan grafis yang tampak seperti cetakan yakni
desain yang dipakai atau yang dihasilkan mirip seperti terdapat pada kualitas
kertas. Sebagai tampilan terbaiknya bahwa Material Desain, terlihat hampir
serupa metafora material yakni menggunakan atribut taktil yang sangat familiar
dan terdapat pencahayaan yang sangat realistis untuk menghasilkan ruang
rasionalisasi dan pada sistem gerak terbaik.
b. Android sebagai all screen
Android Lollipop 5.0 ini
didesain dengan rancangan untuk all-screen atau semua layar, yang tentunya
sangat bisa menyesuaikan berbagai perangkat ketika digunakan pada sebuah
ponsel, laptop, tablet, jam tangan,elektronik rumah, TV, maupun pada mobil.
c. Penggunaan Desain notifikasi terbaru
Untuk Notifikasi pada
Android Lollipop ini sudah didesain dengan adanya notifikasi terbaru. Sistem
notifikasi terbaru ini memberikan fungsi yang canggih yakni ketika pengguna
bisa menampilkan prioritas pilihan dan menyembunyikan atau mengabaikan semua
tampilan yang tidak diprioritaskan. Fitur ini dihadirkan sebagai hasil
notifikasi baru yakni bisa muncul di atas atau dipermukaan dari semua aplikasi
yang sedang digunakan, sehingga memungkinkan sekali untuk bisa melihatnya tanpa
dengan berpindah-pindah tampilan selain itu juga bisa mengabaikan dan
mengontrol dengan sangat mudah sekali.
d. Terdapat 64-bit ART compiler
Hasil ini adalah sebagai
bentuk perubahan yang signifikan dan revolusioner pada sistem Android yang
telah ada sehingga bisa Menggantikan yang awalnya Dalvik compiler menjadi ART
Compiler yang lebih efisien, yang tentunya bisa menjadikan Android ini
benar-benar cross-platform pada ARM, x86 dan MIPS. Dengan keberadaan ART
compiler ini secara keseluruhan akan memberikan efek yang optimal pada system
kerja memori dan aplikasi disaat sedang keadaan loading, atau bisa dikatakan
ternyata Google telah membrikan hasil kinerja hingga mencapai dua kali lebih
cepat dari android sebelumnya.
e. Proyek Volta untuk meningkatkan daya tahan baterai
Proyek Volta ini terdapat
Battery Historian yang merupakan alat baru yang bisa memberikan kontrol
maksimal pada sebuah aplikasi yang bisa mempengaruhi daya tahan baterai,
sehingga alat ini untuk memastikan fungsi tertentu agar menjadikan tidak aktif
disaat baterai dalam keadaan melemah. Selain itu Proyek Volta bisa memberikan
rincian catatan atau mengidentifikasi secara baik disaat baterai sedang
terkuras dan penggunaan fitur apa yang sebenarnya bisa memakan banyak daya
baterai. Adanya API Job Scheduler, yang berfungsi untuk memilih dan menjalankan
tugas- tugas yang menguras baterai bisa dilakukan pada saat sedang pengisian,
atau perangkat akan bisa menghindari pembaruan aplikasi bila ternyata baterai
telah habis. Tersedia built-in mode Battery Saver akan bisa menurunkan tingkat
kecerahan layar, kerja CPU,dan juga batas update background yang ada.
f. f. Menu recent apps terbaru
Tab recents terbaru, menu
ini ini bisa memungkinkan adanya pembagian tab Chrome menjadi terpisah, juga
bisa diklik, dan berbeda.
g. Context-aware unlocking
Adanya personal unlocking
merupakan salah satu bentuk rancangan terbaik yang dapat memperhitungkan
perangkat Bluetooth ketika perangkat ponsel atau tablet sedang terkoneksi pada
lokasi pengguna,juga suara unik yakni ketika layar yang sedang terkunci dengan
kunci pola akan bisa dilewati jika smartphone Android sedang didekatkan dengan
smartwatch.
h. Memisahkan work and play( bekerja dan bermain)
Android Lollipop juga
memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk bisa mengoperasikan perangkat dalam
dua jenis penggunaan fungsi yakni work and play yakni ketika untuk bekerja dan bermain.
i. Peningkatan pada pencarian kontekstual
Produsen Google juga
memberikan kemudahan pada penggunanya dengan “penemuan kembali”, yakni Google
Search dari Android terbaru ini sekarang bisa lebih baik lagi dan akurat serta
cepat dalam merekam jejak semua aktifitas yang telah pengguna jalankan
sebelumnya. Tujuan dari fitur Search dari pencarian Google Earth adalah untuk
bisa menentukan lokasi dengan tepat ke tempat aplikasi tertentu dan akan mulai
secara tepat pula dimana pengguna bisa menghentikannya.
Kekurangan Android
Lollipop
Tidak semua gadget bisa update ke versi ini karena google
masih memberi update pada smartphone tertentu saja.
Nahh sekian tutotial kali ini. Semoga bermanfaat ya. sampai jumpa di tutorial-tutorial lainya...
Wassalamualikum Wr. Wb









































0 komentar:
Posting Komentar