Menginstall Android 4.4 (KitKat)
Menggunakan
Aplikasi Virtual VMware
Assalamualaikum Wr. Wb.
Ketemu lagi sama aku si
admin blog SOPK UNNES hehehe...
Kan kemaren kita udah coba
menginstall Windows dan Ubuntu pake VMware. Nah sekarang kita akan mencoba menginstall
Android nih. Total android yang akan kita install ada 4. Ada Android Kitkat,
Lollipop, Marshmallow dan Nougat.
Ok sebelum kita masuk ke prosesnya, aku akan menjelaskan
sedikit tentang apa itu Android dan aplikasi VMware.
Android adalah sistem operasi untuk telepon selular yang
berbasis linux dan juga berbasis open source yang menyediakan platform terbuka
bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi baru, os android dinilai akan
berkembang secara pesat dan mengalahkan vendor ternama seperti microsoft
mobile, plam os atau iphone.
Android
Kitkat (4.4) adalah versi dari
sistem operasi telepon genggam Android yang dikembangkan oleh Google. Google
mengumumkan Android 4.4 KitKat pada tanggal 3 September 2013. KitKat memulai
debutnya pada Google Nexus 5 pada tanggal 31 Oktober 2013, dan dioptimalkan
untuk berjalan pada rentang yang lebih besar dari perangkat dari versi Android
sebelumnya, memiliki 512 MB RAM sebagai minimum yang disarankan;
perbaikan-perbaikan yang dikenal sebagai "Proyek langsing" internal
di Google. Jumlah minimum RAM yang diperlukan yang tersedia untuk Android
adalah 340 MB, dan semua perangkat dengan kurang dari 512 MB RAM harus
melaporkan diri mereka sebagai perangkat dengan "RAM rendah".
Android KitKat adalah "Jembatan-Versi" untuk
Android Lollipop, antarmuka pengguna Android KitKat mirip dengan Jelly Bean dan
Ice Cream Sandwich namun lebih sederhana dan dengan transparansi memudar pada
tombol menu.
Sedangkan VMware
adalah Sebuah program yang digunakan untuk membuat virtual sistem operasi di
Laptop ataupun PC. Sehingga dalam 1 Laptop/PC terdapat lebih dari 1 Sistem
Operasi.Sedangkan keunggulannya adalah bila dibanding dengan dual
booting yang harus shutdown untuk mengganti sistem operasi, Vmware mampu
mengaktifkan beberapa sistem operasi secara bersamaan.
Pada
percobaan kali ini, laptop yang aku gunakan masih sama, yaitu HP Pavillion Sleekbook 14 dengan
spesifikasi sebagai berikut :
- Processor
AMD E1-1200 APU with Radeom (tm) HD Graphics (2 CPUs), ~1.4 GH
- RAM 2 GB
- Windows 7 Ultimate 32 bit (6.1,
Build 7600)
Nah kali ini aku masih menggunakan aplikasi VMware 9.0 karna support dengan
laptopku yang 38bit.
Bahan yang dibutuhkan
:
1. VMware : Kamu bisa menggunakan VMware Player atau VMware
Workstation. Sebagai contoh saya menggunaka VMware Workstation.
2. Master installer : Kali ini, aku menggunakan Androi 4.4/Kitkat (32-bit)
karna laptop saya hanya berkapasitas 32 bit. Sesuaikan dengan kapasitas laptop
kamu.
NB : Diharapkan
ketika menginstall Android kalian tersambung dengan internet.
Setelah semua siap, maka installasi
Android Kitkat bisa dimulai.
1. Buka aplikasi VMware yang sudah terinstall di laptop
kamu. Kemudian klik “Creat a New Virtual
Machine”.
2. Pilih “Custom
(Advance)” lalu kik Next.
3. Langsung saja klik Next.
4. Pilih “Installer
disc image file (iso)” kemudian klik Browse.
5. Kita cari iso dari Android Kitkat tersebut. Setelah
ketemu lalu klik Open.
6. Tunggu beberapa saat lalu klik Next.
7. Beri nama VMware dan pilih lokasi penyimpanan virtual
kita, lalu klik Next sampai bertemu
dengan pembuatan drive baru.
8. Buat drive virtual baru untuk
penyimpanan Androidnya. Disini kamu bisa
menentukan seberapa banyak kapasitas harddisk virtual yang akan digunakan (Kamu
bisa menggunakan 20GB, namun bisa mengubah
sesuai keinginan kamu) minimalnya adalah 5GB. Kemdian klik Next. Klik Next sampai kamu bertemu dengan tombol Finish.
9. Kita mulai booting pada android, saya sarankan anda untuk
memilih Installation-Install Android x-68 to harddisk. Apabila anda
tertarik mencoba live CD tanpa anda
harus menginstall pada virtual disk,
anda pilih saja Live CD
10. Tunggu sampai masuk kebagian pembuatan partisi. (Selama
berjalan jika ingin memilih tekan tombol Enter).
11. Pilih Created/Modify
partision kemudian klik Ok.
12. Pilih saja No.
13. Setelah itu pilih New.
14. Kemudian pilih Primary.
15. Disini kita bisa melihat harddisk kita. Tekan Enter.
16. Pilih Bootable.
17. Setelah ada tanda Boot
kemudian pilih Write.
18. Tulis yes kemudian
tekan Enter.
19. Selanjutnya pilih Quit.
20. Kemudian kita pilih sda1
unknow Vmware Virtual I.
21. Pilih ext 3.
22. Pilih Yes.
Tunggu sebentar sampai Formatting partition sda1 selesai.
23. Pilih Yes
lagi.
24. Sekarang kita pilih Skip.
25. Kemudian kita pilih Yes.
26. Ditunggu sampai installation android x86 selesai.
27. Jika sudah selesai maka ada dua pilihan. Kamu bisa
memilih Run Android atau Reboot. Dua-duanya sama saja, disini
aku pilih Run saja.
28. Ditunggu sampai muncul tulisan Android.
29. Setelah masuk ke Android maka sekarang kita akan masuk
dibagian setting. Pilih English (United
State).
30. Pada pemilihan wifi, kita skip saja. Pilih Skip Anyway.
31. Disini kita akan mengisi Google account. Pilih Yes jika kamu punya Google Account.
32. Masukan alamat email beserta password kalian.
33. Pilih Ok.
34. Isi nama kalian untuk menamai User Android kalian.
35. Setelah itu tekan Ok
untuk masuk ke halaman Android.
36. Terakhir seperti inilah tampilan Android Kitkat.
Nah sudah paham? Sekarang
aku mau bagi kekurangan dan kelebihan Android Kitkat.
Kelebihan Android KitKat 4.4
diantaranya sebagai berikut :
- Warna layar transparan menyelimuti
tombol virtual sentuh pada layar, sehingga tampilan warna yang terlihat
sama dengan warna dari Wallpaper yang digunakan.
- Aplikasi Google Now muncul sebagai salah
satu bagian dari panel Homescreen, sehingga lebih mudah di gunakan.
- Dalam fitur yang di suguhkan Google
telah mengubah latar App drawer KitKat dari varsi sebelumnya yang berwarna
hitam menjadi transparan.
- Untuk ukuran ikon menu pada Android
KitKat ini sudah sengaja di buat lebih besar, sehingga sangat nyaman
untuk di operasikan oleh para pengguna.
- Pada bagian widget Google telah
memberikan tampilan halaman menu supaya terlihat sederhana dengan
menyingkirkan tab Apps melalui mode luring
- OS Android KitKat terbaru ini memiliki
inovasi system penghemat bateray, dengan built-in power saving mode yang
tentunya bertujuan menghemat baterai dari system pemakaian bawaan Android.
- Android 4.4 kitkat memiliki kemampuan
untuk meningkatkan memori di dalam smartphone yang bisa meningkatkan
responsive dari layar touchscreen perangkat anda
- Hal paling menarik mengenahi keunggulan
Android KitKat yang patut kita banggakan adalah support processor sebagai
pendukung perangkat telah menggunakan tri core, sehingga memiliki
kecepatan tinggi pada kapasitas pemakaian.
Kekurangan Android 4.4
KitKat sebagai berikut:
- 4.4 KitKat merupakan versi perangkat
lunak terbaru dari google, mungkin termasuk produk perkenalan bagi
mayoritas para pengguna Android, untuk itu masih perlu pembelajaran dalam
pengoprasiannya.
- Dengan luring tampilan pada layar yang
sering kali menggeser menu fitur menjadi tidak terlihat atau transparan
ini terkadang membuat pengguna agak canggung untuk menyentuh layar, karena
hanya wallpaper saja yang terlihat.
- Untuk penggunaan OS ini harus
benar-benar memperhatikan support processor yang minimal berkapasitas tri
core, apa bila memaksakan untuk memasang pada processor di bawahnya nanti
akan membuat kinerjanya tidak sempurna.
Sekian tutorial Android
Kitkat kali ini. Ditunggu Tutorial-tutorial selanjutnya....
Wassalamualaiku Wr. Wb






































0 komentar:
Posting Komentar