Minggu, 11 Desember 2016

Menginstall Ubuntu 15.10 Menggunakan Aplikasi Virtual VMware

Menginstall Ubuntu 15.10 Menggunakan
Aplikasi Virtual VMware


Assalamualaikum Wr. Wb

Ketemu lagi dengan Blog SOPK UNNES tercinta ini hehehe....
Setelah kemarin kita belajar menginstall Ubuntu 13.04, 13.10, 14.04, 14.10 dan 15.04 menggunakan VMware. Kali ini kita akan mencoba Ubuntu 15.10.
Ok sebelum kita masuk ke prosesnya, kembali lagi aku akan mengingatkan kembali tentang apa itu Ubuntu dan aplikasi VMware.

Ubuntu merupakan salah satu distro Linux yang menurut saya sangat pas untuk pemula yang biasanya menggunakan windows dan ingin beralih ke Linux. Ubuntu memiliki dua versi yaitu versi Desktop dan Server.

Ubuntu 15.10 adalah versi lanjut dari Canonial Ubuntu yang dirilis secara resmi pada 22 Oktober 2015. Ubuntu versi ini adalah ubntu yang pertama dengan fitur LXD, yaitu hypervisor berbasis pada wadah Linux yang menyediakan kecepatan, sangat efisien, mesin virtual ukuran rendah dari setiap Linux Ubuntu.

Sedangkan VMware adalah Sebuah program yang digunakan untuk membuat virtual sistem operasi di Laptop ataupun PC. Sehingga dalam 1 Laptop/PC terdapat lebih dari 1 Sistem Operasi.Sedangkan keunggulannya adalah bila dibanding dengan dual booting yang harus shutdown untuk mengganti sistem operasi, Vmware mampu mengaktifkan beberapa sistem operasi secara bersamaan.
Nah kali ini aku masih menggunakan aplikasi VMware 9.0 karna support dengan laptopku yang 38bit.

KEBUTUHAN MINIMAL
Untuk Ubuntu 15.10 menggunakan spesifikasi minimal yang lebih dari versi versi sebelmunya. Spesifikasi yang dibutuhkan makin berat karena adanya peningkatan fitur grafik di unity. Spesifikasi mimalnya :
  1.    Pentium 4 2.40 GHz atau setara
  2.    1024 MB RAM (system memory) 
  3.    10 GB of hard-drive space
  4.    VGA capable of 1366x768 screen resolution
  5.    Either a CD/DVD drive or a USB port for the instaler media
Nah, master instaler yang akan saya pasangkan ke komputer virtual adalah Ubuntu 15.10 LTS (Long Term Service) yang memiliki kode nama Wily Werewolf.
Pada percobaan kali ini, laptop yang aku gunakan masih sama, yaitu HP Pavillion Sleekbook 14 dengan spesifikasi sebagai berikut :
  1. Processor AMD E1-1200 APU with Radeom (tm) HD Graphics (2 CPUs), ~1.4 GH
  2. RAM 2 GB
  3. Windows 7 Ultimate 32 bit (6.1, Build 7600)
Nah kali ini aku masih menggunakan aplikasi VMware 9.0 karna support dengan laptopku yang 38bit.

Bahan yang dibutuhkan :
 1.  VMware : Kamu bisa menggunakan VMware Player atau VMware Workstation. Sebagai contoh saya menggunaka VMware Workstation.
  2.    Master installer : Kali ini, aku menggunakan Ubuntu 15.10 (32-bit) karna laptop saya hanya berkapasitas 32 bit. Sesuaikan dengan kapasitas laptop kamu.

TAHAP INSTALASI
Sebelum kamu memulai instalasi ada baiknya kamu menyiapkan beberapa seperti dibawah ini :
            1.    Download aplikasi VMware Workstation 9.0
2.    Setelah selesai diunduh, install di komputer kamu.
3.    Siapkan Ubuntu 15.10 installer, bisa dalam bentuk DVD maupun image file (bootable).
Setelah semua siap, maka instalasi Ubuntu 15.10 bisa dimulai.
 1. Buka aplikasi VMware yang sudah terinstall di lapotop kamu. Kemudian klik “Creat a New Virtual Machine”.

  2.    Pilih “Custom (Advance)” lalu kik Next.

  3.    Langsung saja klik Next.

  4.    Pilih “I will install the operation system later” kemudian klik Next.

  5.  Karna kita ingin melakukan penginstalan Ubuntu, maka kita pilih “Linux” dan untuk version kita pilih “Ubuntu”. Kemudian klik Next.

  6.    Beri nama VMware dan pilih lokasi penyimpanan virtual kita, lalu klik Next sampai bertemu dengan pembuatan drive baru.

  7.    Buat drive virtual baru untuk penyimpanan Ubuntunya. Disini kamu bisa menentukan seberapa banyak kapasitas harddisk virtual yang akan digunakan (biasanya untuk Ubuntu 15 rekomendasi kapasitas harddisknya adalah 20GB, namun bisa mengubah sesuai keinginan kamu) minimalnya adalah 5GB. Kemdian klik Next. Klik Next sampai kamu bertemu dengan tombol Finish.

  8.    Setelah selesai, akan ada review Virtual Machine yang akan kita buat. Kemudian masuk ke konfigurasi dengan mengklikEdit Virtual Machine Settings.

  9.    PilihCD/DVD (IDE)” kemudian pilih ISO Image, kemudian Klik Browse.

 10. Cari file ISO Master Installer Ubuntu 14.04 yang kita miliki atau yang telah kita download. Setelah ketemu, klik dan pilih Open. Kemudian kita pilih OK.

  11. Klik pada “Power on this virtual machine”. VMware akan booting dan menemukan master installer kita dan membawa kita masuk ke Setup Ubuntu.

  12. Disini kamu bisa menentukan bahasa yang akan digunakan, selain itu juga kamu bisa memilih mau Pasang Ubuntu atau Coba Ubuntu.
       ·      Coba Ubuntu: Berarti mencoba mengoperasikan ubuntu tanpa harus menginstalnya ke             hardisk.
       ·         Pasang Ubuntu : Berarti kita siap menginstal ubuntu ke hardisk.
       Disini aku memilih Pasang Ubuntu .

 13. Silahkan klik centang pada “Pasang perangkat lunak pihak ketiga ini” kemudian klik Lanjutkan.

  14. Kamu bisa memilih “Hapus diska dan pasang Ubuntu” atau “Sesuatu yang lain”. Pada “Hapus diska dan pasang Ubuntu” akan memformat drive kamu secara keseluruhan. Harap berhati-hati dan persiapkan drive untuk backup data jika diperlukan. Sedangkan pada “Sesuatu yang lain” kamu bisa membagi partisi drive seperti di Windows. Kali ini aku memilih “Sesuatu yang lain” kemudian klik Lanjutkan.

  15. Sebelum kamu membagi partisi, alangkah baiknya jika kamu mengerti ini :
        ·         Partisi Root: Partisi ini merupakan tempat dimana Ubuntu akan terinstal.
     ·   Partisi Swap: Partisi ini dibutuhkan untuk swap file akan digunakan jika Ubuntu          membutuhkan tambahan memor.
       · Partisi Home: Partisi ini bersifat opsional, kamu bisa menambahkannya atau                     menjadikannya satu dengan Root. Home adalah lokasi tempat file pribadi kamu tersimpan (music, pictures, documents, dsb).
Disini aku akan membuat 2 partisi saja. Silahkan kamu klik “Tabel Partisi Baru...”.

  16. Lalu akan muncul seperti gambar dibawah. Pilih Lanjutkan untuk melanjutkan.

  17. Jika sudah akan muncul ruang kosong yang tadi kita buat diawal. Kemudian klik tanda +.

 18. Pada Buat partisi kamu akan membuat partisi sesuai keinginan. Tapi juga harus tau apa yang akan kamu pilih nanti. Jangan sampai salah pilih. Disini aku memilih Ukuran 10000MB (10GB), Jenis Partisi BaruUtama”, Lokasi Partisi BaruMulai dengan spasi ini”, Gunakan sebagaiExt4” dan Titik kait “/ atau root” lalu Ok.

  19. Disini partisi yang pertama kita buat sudah jadi yaitu 9999MB. Lalu kita akan membuat partisi yang kedua. Kita tempatkan lagi di ruang kosong. Lalu kita klik tanda +.

  20. Pada Buat partisi lagi disini aku memilih Ukuran 5000MB (5GB), Jenis Partisi BaruLogika”, Lokasi Partisi BaruMulai dengan spasi ini”, Gunakan sebagairuang swap” lalu Ok.

  21. Setelah partisi sudah dibuat, kita bisa mulai memulai penginstalan. Klik Pasang Sekarang.

  22. Jika ditemukan seperti ini, langsung Lanjutkan saja.

  23. Setelah itu ubuntu akan otomatis instal. Sembari menunggu instal, kita bisa sambil seting regional dan personalisasi. Pada tampilan di bawah, kita tulis “Indonesia Time (Jakarta)” kemudian klik Lanjutkan.

  24. Disini kamu diminta untuk menentukan jenis input papan ketik anda, silahkan pilih “English (AS)” karena susunan papan ketik kita adalah QWERTY, jika sudah silahkan klik Lanjutkan.

  25. Isikan kolom Akun, seperti Nama, Nama Komputer, Nama Pengguna dan Sandi. Perlu diingat, Sandi untuk ubuntu adalah wajib. Jadi anda harus mengisi dan mengingatnya. Kemudian klik Lanjutkan.

  26. Tunggu sampai Ubuntu nya terinstall.

  27. Jika sudah klik Nyalakan Ulang Sekarang atau tekan Enter.

  28. Setelah restrat maka akan masuk kembali. Masukan password yang tadi dibuat.

  29. Dan Ubuntu 15.10 sudah selesai diinstal dan siap digunakan.


Nah tadi kan kita sudah mencoba menginstall Ubuntu 15.10. Sekarang alangkah baiknya jika kita mengenal apasih kelebihan dan kekurangan dari Ubuntu 15.10 itu sendiri.
     ·      Ubuntu 15.10 bukanlah sesuatu menarik, tapi itu hanya kesan orang-orang kebanyakan. Yang benar adalah bahwa itu upgrade penting karena beberapa perubahan yang sangat penting telah dibuat, termasuk adopsi systemd.
     ·     Pengguna akan melihat bahwa tidak terlalu banyak perubahan visual yang telah terjadi di Ubuntu 15.10, tapi itu yang diharapkan oleh produsen. Untuk transisi ke versi Unity yang baru masih belum siap bagi penggunaan umum, sehingga mudah untuk memahami mengapa Ubuntu 15.10 memiliki tampilan yang tidak jauh berbeda dari Ubuntu 14.10.
    ·   Sebagian besar perubahan yang dilakukan untuk Ubuntu 15.10 telah dilakukan di dalam systemnya, dan itu berarti bahwa sebagian besar tidak akan terlihat dengan mata telanjang. Sebagian besar pengguna tidak akan menyadarinya semua perubahan, tapi itu ada dan itu penting.

  Nah sekian dulu ya untuk kali ini. Sampai jumpa di tutorial selanjutnya!!!

Wassalamualaikum Wr. Wb 

0 komentar:

Posting Komentar

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net