Menginstall Ubuntu 16.04 Menggunakan
Aplikasi Virtual VMware
Assalamualaikum Wr. Wb
Ketemu lagi dengan Blog SOPK UNNES tercinta ini
hehehe....
Setelah kemarin kita belajar menginstall Ubuntu 13.04,
13.10, 14.04, 14.10, 15.04 dan 15.10 menggunakan VMware. Kali ini kita akan
mencoba Ubuntu 16.04. Dan ini adalah Ubuntu terakhir yang akan aku
publikasikan. Tapi jika nanti memungkinkan aku pasti akan terus update kok.
Ok sebelum kita masuk ke prosesnya, kembali lagi aku akan
mengingatkan kembali tentang apa itu Ubuntu dan aplikasi VMware.
Ubuntu merupakan salah satu
distro Linux yang menurut saya sangat pas untuk pemula yang biasanya
menggunakan windows dan ingin beralih ke Linux. Ubuntu memiliki dua versi yaitu
versi Desktop dan Server.
Ubuntu
16.04 adalah versi lanjut dari
Canonial Ubuntu yang dirilis secara resmi pada 21 April 2016. Merupakan
Ubuntu dengan fitur LTS dengan fitur interface dasar yang baru, yaitu Unity 7.4.
Sedangkan VMware
adalah Sebuah program yang digunakan untuk membuat virtual sistem
operasi di Laptop ataupun PC. Sehingga dalam 1 Laptop/PC terdapat lebih
dari 1 Sistem Operasi.Sedangkan keunggulannya adalah bila dibanding
dengan dual booting yang harus shutdown untuk mengganti sistem
operasi, Vmware mampu mengaktifkan beberapa sistem operasi secara bersamaan.
Nah kali ini aku masih menggunakan aplikasi VMware 9.0
karna support dengan laptopku yang 38bit.
KEBUTUHAN MINIMAL
Ubuntu 16.04 dibekali dengan fitur Unity yang lebih baik,
sehingga kebutuhan system saat ini sudah meningkat drastis daripada ubuntu
sebelumnya. Spesifikasi minimalnya untuk dapat menikmati keseluruhan grafikal
interface adalah :
1. Processor 1.60 GHz
2. 1024 MB RAM
3. 10 GB Harddisk bebas
4. VGA dengan standar DX10
Spesifikasi disarankan :
1. 2 GHz dual core processor or better
2. 2 GB system memory
3. 25 GB of free hard drive space
4. Either a DVD drive or a USB port for the installer media
5. Internet access is helpful
Nah, master instaler yang akan saya pasangkan ke komputer
virtual adalah Ubuntu 16.04 LTS (Long Term Service) yang memiliki
kode nama Xenial Xerus yang
merupakan salah satu jenis tupai tanah dari Afrika, hewan yang suka
bersosialisasi, kecil, lincah, berkelompok sosial, cepat, agresif, dan terkenal
dengan keberanian luar biasa menjadi filosofi Linux Ubuntu 16
Pada
percobaan kali ini, laptop yang aku gunakan masih sama, yaitu HP Pavillion Sleekbook 14 dengan
spesifikasi sebagai berikut :
- Processor
AMD E1-1200 APU with Radeom (tm) HD Graphics (2 CPUs), ~1.4 GH
- RAM 2 GB
- Windows 7 Ultimate 32 bit (6.1,
Build 7600)
Nah kali ini aku masih menggunakan aplikasi VMware 9.0 karna support dengan
laptopku yang 38bit.
Bahan yang dibutuhkan
:
1. VMware : Kamu bisa menggunakan VMware Player atau VMware
Workstation. Sebagai contoh saya menggunaka VMware Workstation.
2. Master installer : Kali ini, aku menggunakan Ubuntu 15.04 (32-bit) karna
laptop saya hanya berkapasitas 32 bit. Sesuaikan dengan kapasitas laptop kamu.
TAHAP INSTALASI
Sebelum kamu memulai instalasi ada baiknya kamu
menyiapkan beberapa seperti dibawah ini :
1. Download
aplikasi VMware Workstation 9.0
2. Setelah
selesai diunduh, install di komputer kamu.
3. Siapkan
Ubuntu 16.04 installer, bisa dalam bentuk DVD maupun image file (bootable).
Setelah semua siap, maka instalasi
Ubuntu 16.04 bisa dimulai.
1. Buka aplikasi VMware yang sudah terinstall di laptop
kamu. Kemudian klik “Creat a New Virtual
Machine”.
2. Pilih “Custom
(Advance)” lalu kik Next.
3. Langsung saja klik Next.
4. Pilih “I will
install the operation system later” kemudian klik Next.
5. Karna kita ingin melakukan penginstalan Ubuntu, maka kita
pilih “Linux” dan untuk version kita
pilih “Ubuntu”. Kemudian klik Next.
6. Beri nama VMware dan pilih lokasi penyimpanan virtual
kita, lalu klik Next sampai bertemu
dengan pembuatan drive baru.
7. Buat drive virtual baru untuk
penyimpanan Ubuntunya. Disini kamu bisa
menentukan seberapa banyak kapasitas harddisk virtual yang akan digunakan
(biasanya untuk Ubuntu 16 rekomendasi kapasitas harddisknya adalah 20GB, namun bisa mengubah sesuai
keinginan kamu) minimalnya adalah 5GB. Kemdian klik Next. Klik Next sampai kamu bertemu dengan tombol Finish.
8. Setelah selesai, akan ada review Virtual
Machine yang akan kita buat. Kemudian masuk ke konfigurasi dengan mengklik “Edit Virtual Machine Settings”.
9.
Pilih “CD/DVD (IDE)” kemudian pilih ISO Image, kemudian Klik Browse.
10. Cari file ISO Master Installer Ubuntu 16.04
yang kita miliki atau yang telah kita download. Setelah ketemu, klik dan pilih Open. Kemudian kita pilih OK.
11. Klik pada “Power on this virtual machine”. VMware akan booting dan menemukan
master installer kita dan membawa kita masuk ke Setup Ubuntu.
12. Disini kamu bisa menentukan bahasa yang akan digunakan,
selain itu juga kamu bisa memilih mau Pasang
Ubuntu atau Coba Ubuntu.
· Coba Ubuntu:
Berarti mencoba mengoperasikan ubuntu tanpa harus menginstalnya ke hardisk.
·
Pasang Ubuntu :
Berarti kita siap menginstal ubuntu ke hardisk.
Disini aku memilih Pasang Ubuntu .
13. Silahkan klik centang pada “Pasang perangkat lunak pihak ketiga ini” kemudian klik Lanjutkan.
14. Kamu bisa memilih “Hapus
diska dan pasang Ubuntu” atau “Sesuatu
yang lain”. Pada “Hapus diska dan
pasang Ubuntu” akan memformat drive kamu secara keseluruhan. Harap
berhati-hati dan persiapkan drive untuk backup data jika diperlukan. Sedangkan
pada “Sesuatu yang lain” kamu bisa
membagi partisi drive seperti di Windows. Kali ini aku memilih “Sesuatu yang lain” kemudian klik Lanjutkan.
15. Sebelum kamu membagi partisi, alangkah baiknya jika kamu
mengerti ini :
·
Partisi Root:
Partisi ini merupakan tempat dimana Ubuntu akan terinstal.
· Partisi Swap:
Partisi ini dibutuhkan untuk swap file akan digunakan jika Ubuntu membutuhkan
tambahan memor.
· Partisi Home:
Partisi ini bersifat opsional, kamu bisa menambahkannya atau menjadikannya satu
dengan Root. Home adalah lokasi tempat file pribadi kamu tersimpan (music,
pictures, documents, dsb).
Disini aku akan membuat 2 partisi saja. Silahkan kamu
klik “Tabel Partisi Baru...”.
16. Lalu akan muncul seperti gambar dibawah. Pilih Lanjutkan untuk melanjutkan.
17. Jika sudah akan muncul ruang kosong yang tadi kita buat
diawal. Kemudian klik tanda +.
18. Pada Buat partisi
kamu akan membuat partisi sesuai keinginan. Tapi juga harus tau apa yang akan
kamu pilih nanti. Jangan sampai salah pilih. Disini aku memilih Ukuran 10000MB (10GB), Jenis Partisi Baru “Utama”, Lokasi Partisi Baru “Mulai
dengan spasi ini”, Gunakan sebagai
“Ext4” dan Titik kait “/ atau root”
lalu Ok.
19. Disini partisi yang pertama kita buat sudah jadi yaitu
9999MB. Lalu kita akan membuat partisi yang kedua. Kita tempatkan lagi di ruang kosong. Lalu kita klik tanda +.
20. Pada Buat partisi
lagi disini aku memilih Ukuran 5000MB
(5GB), Jenis Partisi Baru “Logika”, Lokasi Partisi Baru “Mulai
dengan spasi ini”, Gunakan sebagai
“ruang swap” lalu Ok.
21. Setelah partisi sudah dibuat, kita bisa mulai memulai
penginstalan. Klik Pasang Sekarang.
22. Jika ditemukan seperti ini, langsung Lanjutkan saja.
23. Setelah itu ubuntu akan otomatis instal. Sembari menunggu
instal, kita bisa sambil seting regional dan personalisasi. Pada tampilan di
bawah, kita tulis “Indonesia Time
(Jakarta)” kemudian klik Lanjutkan.
24. Disini kamu diminta untuk menentukan jenis input papan
ketik anda, silahkan pilih “English (AS)”
karena susunan papan ketik kita adalah QWERTY, jika sudah silahkan
klik Lanjutkan.
25. Isikan kolom Akun, seperti Nama, Nama Komputer, Nama
Pengguna dan Sandi. Perlu diingat, Sandi untuk ubuntu adalah wajib. Jadi anda
harus mengisi dan mengingatnya. Kemudian klik Lanjutkan.
26. Tunggu sampai Ubuntu nya terinstall.
27. Jika sudah klik Nyalakan
Ulang Sekarang atau tekan Enter.
28. Setelah restrat maka akan masuk kembali. Masukan password
yang tadi dibuat.
29. Dan Ubuntu 16.04 sudah selesai diinstal dan siap
digunakan.
Sekian tutorial dari aku. Sampai jumpa di lain waktu!!!
Wassalamualaikum Wr. Wb

































0 komentar:
Posting Komentar